Sabtu, 29 Oktober 2016

PERMAINAN CONGKLAK

Congklak
Congklak adalah suatu permainan tradisional yang dikenal dengan berbagai macam nama di seluruh Indonesia. Biasanya dalam permainan, sejenis cangkang kerang digunakan sebagai biji congklak dan jika tidak ada, kadangkala digunakan juga biji-bijian dari tumbuh-tumbuhan dan batu-batu kecil.


ASAL CONGKLAK Di Jawa, permainan ini lebih dikenal dengan nama congklak, dakon, dhakon atau dhakonan. Di beberapa daerah di Sumatera yang berkebudayaan Melayu, permainan ini dikenal dengan nama congkak. Di Lampung permainan ini lebih dikenal dengan nama dentuman lamban, sedangkan di Sulawesi permainan ini lebih dikenal dengan beberapa nama: Mokaotan, Maggaleceng, Aggalacang dan Nogarata.

Cara bermain
Permainan congklak dilakukan oleh dua orang. Dalam permainan mereka menggunakan papan yang dinamakan papan congklak dan 98 (14 x 7) buah biji yang dinamakan biji congklak atau buah congklak. Umumnya papan congklak terbuat dari kayu dan plastik, sedangkan bijinya terbuat dari cangkang kerang, biji-bijian, batu-batuan, kelereng atau plastik. Pada papan congklak terdapat 16 buah lobang yang terdiri atas 14 lobang kecil yang saling berhadapan dan 2 lobang besar di kedua sisinya. Setiap 7 lobang kecil di sisi pemain dan lobang besar di sisi kananya dianggap sebagai milik sang pemain.

Pada awal permainan setiap lobang kecil diisi dengan tujuh buah biji. Dua orang pemain yang berhadapan, salah seorang yang memulai dapat memilih lobang yang akan diambil dan meletakkan satu ke lobang di sebelah kanannya dan seterusnya berlawanan arah jarum jam. Bila biji habis di lobang kecil yang berisi biji lainnya, ia dapat mengambil biji-biji tersebut dan melanjutkan mengisi, bila habis di lobang besar miliknya maka ia dapat melanjutkan dengan memilih lobang kecil di sisinya. Bila habis di lubang kecil di sisinya maka ia berhenti dan mengambil seluruh biji di sisi yang berhadapan. Tetapi bila berhenti di lobang kosong di sisi lawan maka ia berhenti dan tidak mendapatkan apa-apa.

Permainan dianggap selesai bila sudah tidak ada biji lagi yang dapat diambil (seluruh biji ada di lobang besar kedua pemain). Pemenangnya adalah yang mendapatkan biji terbanyak.

Namun permainan ini hampir terlupakan karena anak anak jaman sekarang lebih memilih game game seperti game online dan inipun terjadi karena perubahan jaman kejaman yg membuat permainan congklak menjadi terlupakan.

Jumat, 28 Oktober 2016

ILMU BUDAYA DASAR

Nama                  : Iman Mulya Gemilang AR
TTL                     : Jakarta, 29-Mei-1998
Alamat               : Jl, Melur3 Blok F4 No19 Kp.Cerewed Bekasi
                              Timur
Hobby                : Modifikasi
Kebangsaan      : Indonesia
Cita-Cita            : Menjadi Orang Sukses
Jenis Kelamin  : Laki-Laki
Status                 : Mahasiswa
Agama                : Islam
No.Telp              : 0895347543589
Email                  :  Gilangyongss@yahoo.com

- Pentingnya Ilmu Budaya Dasar Menurut Saya:
Ilmu Budaya Dasar adalah ilmu yang mempelajari dasar-dasar kebudayaan. Kebudayaan itu sendiri merupakan tindakan atau cara fikir seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidup jasmani dan rohani. Ilmu Budaya Dasar tanpa kita sadari telah sangat melekat dalam kehidupan kita, baik secara individual, dalam keluarga, maupun dalam masyarakat luas. Tapi banyak dari kita yang tidak mengerti hal itu, sehingga  penerapannya dalam kehidupan menjadi sangat kurang.  Ilmu Budaya Dasar selalu kita temui dalam kehidupan kita, melalui pergaulan sehari-hari di kampus, dalam masyarakat, dan dalam keluarga. Pentingnya kita menyikapi mengenai Penerapan Budaya Dasar dalam kehidupan sehari-hari akan membuat kita lebih memahami berbagai aturan-aturan atau norma masyarakat agar terciptanya suatu hubungan yang baik.

- Hubungan Ilmu Budaya Dasar Dengan Psikologi:
Ilmu budaya dasar adalah ilmu yang mempelajari tentang budaya dan  lingkungannya. Ilmu psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa manusia.

Ilmu budaya dasar mempunyai keterkaitan dengan ilmu psikologi. Kita semua pasti mengetahui budaya. Semua aspek kehidupan seluruh merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang didekati dengan memakai ilmu budaya, baik dari segi keahlian, maupun secara gabungan antar bidang berbagai keahlian dalam pengetahuan budaya.